Jumat, 08 Februari 2013

Jangan samakan Yesus dengan illah Lain

       Terkadang dalam kehidupan ini secara sadar atau tidak sadar, kita sering menyamakan Tuhan dengan hal - hal lain, seperti ketika pecaya pada shio, garis tangan, fengshui dsb.
     
       Sesungguhnya barang - barang atau hal - hal itu, sangatlah berbeda jauh dengan Tuhan. Banyak orang percaya bahkan menggantungkan hidupnya selain dari pada Tuhan. Tetapi sesungguhnya barang - barang dan hal - hal itu tidak bisa menolong dan menyelamatkan (Yesaya 46:6-7).
     
      Sedangkan Tuhan Allah yang sudah kita kenal dan kita sembah adalah Allah yang hidup dan berkuasa. Allah yang sanggup dan mau menolong dan menyelamatkan kita (Yesaya 46:5). Dimana ketika kita berseru ia mendengar dan menolong kita.

     Nah, maka kepada siapakah kita bisa menyamakan Allah? (Yes 46:5). Karena seperti yang tertulis diatas bahwa Allah yang kita sembah itu sangat berbeda karena Allah kita bukanlah benda mati/manusia/roh sembarangan melainkan Allah yang hidup dan berkuasa yang sanggup dan mau menolong setiap umatnya dan menyelamatkan setiap umat yang percaya kepadanya. Allah yang telah memberitahukan semuanya dan akan melaksanakan setiap janji atau apapun yang ia katakan dalam firman - Nya.
   
    Jadi kita boleh tau tentang hal - hal seperti fengshui, garis tangan, shio dsb. tetapi janganlah mempercayainya bahkan sampai menyembahnya. Karena Allah kita adalah Allah yang pencemburu.

Kamis, 07 Februari 2013

Cara untuk Hidup dalam Manusia Baru adalah Hidup menurut Firman Tuhan

 Mazmur 119:8-16 


      Tulisan saya yang pertama adalah mengenai Manusia Baru, yaitu manusia yang sudah di perbaharui secara roh dan pikiran oleh kebenaran Firman Allah. Kemudian untuk merubah kebiasaan - kebiasaan lama menjadi kebiasaan baru itu tidaklah mudah. Dimana untuk merubah kebiasaan tersebut kita 'tak bisa sendiri, kita butuh Tuhan.

          Tuhan memang tidak kelihatan secara fisik/lahiriah. Lalu bagaimana cara kita bisa mengerti tentang apa yang Tuhan mau dalam hidup kita?. Caranya mudah yaitu dengan cara membaca firman - Nya. Selanjutnya lebih dari sekadar baca berikutnya adalah menyimpanya dan merenungkanya agar tidak lupa.

        Firman Tuhan dalam Mazmur 119:9 berkata "Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuanya bersih? Dengan menjaganya sesuai firman - Mu. Hal itu berarti bahwa cara untuk hidup dalam manusia baru adalah hidup sesuai dengan firman Tuhan. Selanjutnya lebih ditekankan lagi dalam Mazmur 119:11 bahwa "Dalam hatiku aku menyimpan janji - Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau. 

      Ketetapan - ketetapan Tuhan ini janganlah di jadikan beban, melainkan menjadi sukacita karenanya. Yang di simpan dalam hati, direnungkan, kemudian di ceritakan kepada yang lain dan jangan di lupakan agar tidak berbuat dosa. Karena dalam ketetapan Tuhan ini, berisi tentang apapun yang Tuhan katakan, baik berupa Janji, Larangan dan Perintah. Selanjutnya Ketetapan Tuhan ini adalah seperti tongkat yang membantu kita jalan ketika kita kelelahan dan seperti air yang menyegarkan ketika diminum....

Rabu, 06 Februari 2013

Manusia Baru

Efesus 4:17 - 32

       "Tinggal yang lama, Kenakan yang baru". Hal itulah yang sering terdengar dalam pemberitaan firman Tuhan oleh para hamba - Nya. Artinya bahwa Tuhan mengajarkan bahwa janganlah kehidupan saudara - saudara dan saya masih sama dengan kehidupan orang - orang yang tidak mengenal Allah.

        Mengapa demikian??. Karena sebenarnya kehidupan orang - orang yang tidak mengenal Allah itu penuh dengan hawa nafsu yang menyesatkan dan membawa kepada kehancuran dan kebinasaan.

        Tetapi saudara - saudara dan saya yang telah mengenal Yesus dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Jurus'lamat secara pribadi adalah manusia - manusia yang baru. Manusia yang baru, bukanlah baru secara lahiriah, tetapi secara Rohani. Sebab sesungguhnya saudara - saudara dan saya telah di perbaharui didalam Roh dan Pikiran oleh Yesus.

        Maka dari itu tinggalkanlah manusia lama itu. Manusia yang perbuatan - perbuatanya itu penuh dengan hawa nafsu dan pikiran - pikiran yang gelap dan menyesatkan. Yaitu yang suka berbuat dusta, marah, mencuri,berkata kotor, fitnah, termasuk juga yang masih punya kepahitan, kegeraman, kekecewaan, kekesalan yang begitu mendalam, Tinggalkanlah semuanya itu dan berubahlah menjadi suka berkata benar & baik, bekerja keras, saling mengampuni serta penuh kasih mesra.

       Memang sulit untuk merubah itu semua, apa lagi jika sudah menjadi kebiasaan karena itu seperti keterikatan terhadap hawa nafsu. Maka dari itu mintalah pimpinan Tuhan untuk merubah semuanya itu. sembari saudara - saudara dan saya berusaha mengikisnya sedikit demi sedikit....

   

Selasa, 15 Januari 2013

Perilaku Konsumen Membeli Rumah Secara Kredit


A.         Abstraksi

Seiring berjalannya waktu tingkat pertumbuhan penduduk terus mengalami pelonjakan. Hal ini juga berdampak pada tempat tinggal. Yaitu bahwa kebutuhan tempat tinggalpun akan meningkat. Selanjutnya di satu sisi hal ini akan mengakibatkan naiknya harga dari rumah akan tetapi peningkatan harga tersebut tidak sebanding dengan peningkatan dari jumlah pendapatan konsumen, alias daya beli konsumen. Maka dari itu timbulah yang namanya pembelian secara kredit atau yang lebih di kenal dengan KPR.

Pada dasarnya KPR adalah suatu fasilitas kredit yang diberikan oleh perbankan kepada para nasabah perorangan yang akan membeli atau memperbaiki rumah. Selanjutnya KPR bisa menjadi hal yang menguntungkan dan di satu sisi nga ribet karena pengurusan surat – suratnya di urus oleh pihak peyelenggara.


Kata Kunci: Kredit. Rumah. Pembelian Rumah secara Kredit


                  














B.         Pendahuluan

1. Latar Belakang Masalah

Seiring berjalanya waktu dan bertambahnya populasi manusia maka kebutuhan akan tempat tinggalpun akan meningkat.

Sebagaimana menurut hasil sensus tahun 2010 jumlah penduduk di indonesia sebesar 237,641,326. Hal ini berarti kebutuhan akan tempat tinggal juga cukup tinggi.

Kemudian diantara jumlah penduduk sebesar 237,641,326, tidak semuanya memiliki pendapatan yang cukup untuk membeli rumah secara cash. Maka dari itulah timbul pembelian rumah secara kredit atau yang biasa dikenal dengan KPR (Kredit Perumahan Rakyat) yang diselenggarakan oleh pemerintah melalui bank – bank baik secara konvensional atau syariah.

Berdasarkan data yang didapat menurut Statistik Ekonomi Keuangan Indonesia (SEKI), November 2011 yang terbit Januari 2011 menunjukkan KPR Kelompok BPR terbang tinggi 42,43 persen dari Rp370 miliar per November 2010 menjadi Rp527 miliar per November 2011. Kinerja gemerlap itu disusul KPR Kelompok bank persero yang melesat 29,16 persen dari Rp90,46 triliun menjadi Rp116,84 triliun dan Kelompok bank swasta nasional meningkat 23,76 persen dari Rp118,54 triliun menjadi Rp146,71 triliun.

2. Batasan Masalah

Pada kesempatan kali ini masalah yang di angkat oleh penulis ada dua hal yaitu: apa yang menjadi landasan atau alasan konsumen membeli rumah secara kredit dan apa keuntungan dan hal – hal yang perlu diperhatikan.


3. Tujuan Penulisan

Sejalan dengan masalah yang di angkat oleh penulis, maka tujuan dari penulis melakukan penelitian ada dua hal yaitu untuk mengetahui alasan dari konsumen melakukan pembelian rumah secara kredit dan pada tingkat penghasilan berapakah para konsumen membeli rumah secara kredit.


C.         Tinjauan Pustaka

1.    Pengertian Perilaku Konsumen dan faktor yang memperngaruhinya

Menurut Engel, Blackwell dan Miniard (1990). Perilaku konsumen dapat diartikan “… Those actions directly involved in obtaining, consuming, and disposing of product and services, including the decision processes that precede and follow this actions” (p.3). Menurut Mowen (1995), “ Consumer behavior is defined as the study of the buying units anfd the exchange processes involved in acquiring, consume, disposing of goods, services, experiences and ideas” (p.5).

Menurut Katona (dalam munandar, 2001) memandang perilaku konsumen sebagai cabang ilmu perilaku ekonomika. Menurut Engel (dalam mangkunegara, 2002). Mengemukakan  bahwa perilaku konsumen di definisikan sebagai tindakan – tindakan individu yang secara langsung terlibat dalam usaha memperoleh barang – barang jasa ekonomis termasuk pengambilan keputusan yang mendahului dan menentukan tindakan – tindakan tersebut. 

     Berbagai faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen adalah Menurut Philip Kotler adalah Faktor Budaya, Faktor Sosial, Faktor Pribadi dan Faktor Psikologi sedangkan Menurut James F. Engel – Roger D. Blackwell – Paul W. Miniart dalam Saladin ada tiga yaitu Faktor Lingkungan, Faktor Perbedaan dan Pengaruh Individu, Faktor Psikologis.

2.    Pengertian Kredit

Menurut Kamus besar Bahasa Indonesia, Kredit adalah cara menjual barang tidak secara tunai. Menurut Raymond P. Kent adalah Sebagai hak untuk menerima pembayaran atau kewajiban untuk melakukan pembayaran atas permintaan atau pada beberapa waktu mendatang dalam bentuk transfer secara langsung. Sedangkan Menurut Dr. Al – Amien Ahmad Kredit adalah membayar hutang dengan berangsur – angsur pada waktu yang ditentukan.
3.    Kredit Perumahan Rakyat

1.    Pengertian KPR
suatu fasilitas kredit yang diberikan oleh perbankan kepada para nasabah perorangan yang akan membeli atau memperbaiki rumah. Di Indonesia, saat ini dikenal ada 2 jenis KPR:
a.    KPR Subsidi
Yaitu suatu kredit yang diperuntukan kepada masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah dalam rangka memenuhi kebutuhan perumahan atau perbaikan rumah yang telah dimiliki. Bentuk subsidi yang diberikan berupa : Subsidi meringankan kredit dan subsidi menambah dana pembangunan atau perbaikan rumah. Kredit subsidi ini diatur tersendiri oleh Pemerintah, sehingga tidak setiap masyarakat yang mengajukan kredit dapat diberikan fasilitas ini. Secara umum batasan yang ditetapkan oleh pemerintah dalam memberikan subsidi adalah penghasilan pemohon dan maksimum kredit yang diberikan.
b.   KPR Non Subsidi
Yaitu suatu KPR yang diperuntukan bagi seluruh masyarakat. Ketentuan KPR ditetapkan oleh bank, sehingga penentuan besarnya kredit maupun suku bunga dilakukan sesuai kebijakan bank yang bersangkutan.
2.    Persyaratan
Secara umum persyaratan dan ketentuan yang diperlakukan oleh bank untuk nasabah yang akanmengambil KPR relatif sama. Baik dari sisi administrasi maupun dari sisi penentuan kreditnya. Untuk mengajukan KPR, pemohon harus melampirkan:
a.  KTP suami dan atau istri (bila sudah menikah)
b.Kartu Keluarga
c. Keterangan penghasilan atau slip gaji.
d.Laporan keuangan (untuk wiraswasta)
e. NPWP Pribadi (untuk kredit di atas Rp. 100 juta
f.    SPT PPh Pribadi (untuk kredit di atas Rp. 50 juta)
g.Foto kopi sertifikat induk dan atau pecahan (bila membelinya dari developer)
h.Foto kopi sertifikat (bila jual beli peroranga
i.     Foto kopi IMB

3.    Biaya Proses KPR
Pada umumnya fasilitas KPR pemohon akan dikenakan beberapa biaya, diantaranya : biaya appraisal, biaya notaris, provisi bank, biaya asuransi kebakaran, biaya premi asuransi jiwa selama masa kredit.
4.    Metode Perhitungan KPR
Secara umum dikenal 3 metode perhitungan bunga yaitu :

1. Flat
2. Effektif
3. Annuitas Tahunan dan Bulanan

5.    Keuntungan
Nasabah tidak harus menyediakan dana secara tunai untuk membeli rumah. Nasabah cukup menyediakan  uang muka.- Karena KPR memiliki jangka waktu yang panjang, angsuran yang dibayar dapat diiringi dengan ekspektasi peningkatan penghasilan.

6.    Hal – hal yang perlu diperhatikan
a.    Bila membeli rumah dari perorangan, pastikan bahwa sertifikat yang ada tidak bermasalah dan ada IMB sesuai dengan kondisi bangunan yang ada.
b.   Bila membeli rumah dari Developer, pastikan bahwa Developer dimaksud telah mempunyai ijin-ijin, antara lain :
1.    Ijin Peruntukan Tanah : Ijin Lokasi, Aspek Penata-gunaan lahan, Site Plan yang telah disahkan, dsb.
2.     Prasarana sudah tersedia
3.     Kondisi tanah matang
4.    Sertifikat tanah minimal SHGB atau HGB Induk atas nama developer
5.    IMB Induk
c.    Kenali reputasi penjual (perorangan atau developer).
d.   Jangan melakukan transaksi jual beli di bawah tangan, artinya apabila rumah yang akan dibeli masih dalam status dijaminkan di bank, maka lakukanlah pengalihan kredit pada Bank yang bersangkutan dan dibuat akte jual beli di hadapan notaris. Jangan sekali-kali melakukan transaksi pengalihan kredit “di bawah tangan”, artinya atas dasar kepercayaan saja dan tanda buktinya hanya berupa kwitansi biasa, karena bank tidak mengakui transaksi yang seperti ini.


D.         Metodologi Penelitian

Keputusan konsumen untuk melakukan pembelian secara kredit bisa terjadi akibat faktor biaya maupun pengaruh dari penjual.

Pengaruh dari penjual sendiri biasanya terjadi ketika konsumen sudah punya cukup uang untuk melakukan pembelian. Tetapi penjual dengan segala bujuk rayunya mengusahakan konsumen melakukan secara kredit.  Tetapi saya rasa jika yang dimaksud adalah rumah jarang terjadi bahkan mungkin tidak pernah.

Faktor biaya, faktor ini adalah faktor yang menjadi hal utama konsumen melakukan pembelian secara kredit, mengingat kebutuhan akan tempat tinggal memang sangat di butuhkan oleh konsumen. Selain itu ada juga konsumen yang memang tergolong memiliki pendapatan yang cukup untuk melakukan pembelian secara tunai, tetapi memilih kredit karena ada kebutuhan lain yang harus di penuhi

Terkait dengan biaya maka kebanyakan konsumen melakukan pembelian secara kredit adalah konsumen yang tergolong mempunyai pendapatan kelas menengah.


E.          Pembahasan

Rumah memang menjadi salah satu kebutuhan pokok manusia selain makanan dan pakaian. Tetapi seiring berjalanya waktu harga tanah dan bangunan mengalami peningkatan dan peningkatannya tidak seriring dengan peningkatan pendapatan masyarakat pada umumnya.

Akibat dari hal tersebut maka munculah program KPR. Progam yang diselenggarakan oleh pemerintah melalui bank – bank dengan tingkat suku bunga rendah. Maupun melalui cara syariah.

Setidaknya yang menjadi alasan terbesar konsumen membeli rumah secara kredit adalah faktor dana yang terbatas, sementara kebutuhan lain yang harus di penuhi juga banyak.

Memang diakui bahwa pembelian secara tunai jauh lebih menguntungkan dan lebih aman di bandingkan secara kredit. Akan tetapi kalau anda memiliki idle cash (dana menganggur), rasio keuangan sehat, memiliki dana darurat dan fungsi proteksi, serta punya portfolio investasi di tempat lain, tentu tidak ada salahnya bagi anda membeli properti secara tunai. Karena tren harga properti secara umum masih akan naik sekitar 15% sampai 20% per tahun.

Jika memiliki uang tunai, namun Anda memilih cara mencicil, harus dipastikan sisa dana menganggur Anda diinvestasikan dengan return di atas kenaikan harga properti. Kalau tidak, maka tak ada gunanya Anda mencicil.

Namun, jika ternyata dana tunai tidak mencukupi, Anda boleh menggunakan fasilitas perbankan. Syaratnya, Anda mempunyai dana darurat dan fungsi proteksi dulu. Kemudian, pastikan keputusan mencicil rumah ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan pengeluaran Anda per bulannya.

Selain itu, pikirkan juga kemungkinan terburuk jika pemberi nafkah tidak mempunyai pekerjaan lagi, kira-kira siapa yang akan mencicilnya di kemudian hari. Jika pertimbangan-pertimbangan itu sudah matang, makaa pastikan besarnya bunga cicilan. Lalu, bandingkan tingkat bunga dengan bank lainnya.

Agar berinvestasi properti melalui kredit bank menguntungkan, maka ambillah jangka waktu kredit paling pendek, maksimal 10 tahun saja. Cara lainnya, lunasi lebih cepat jika Anda memiliki dana lebih.

Untuk mendapatkan kredit properti, pihak bank pasti akan melihat kemampuan membayar dari nasabahnya. Jika Anda seorang pebisnis, maka yang dilihat dari diri pengajuan Anda adalah laporan hasil bisnis dan arus kas tiap bulannya. Untuk laporan keuangan perusahaan bisa triwulan, kuartal, atau tahunan.

Bagi karyawan, bank akan melihat dari slip gaji, status karyawan di perusahaan, dan lama si karyawan telah bekerja di perusahaannya.

Selain itu, bank juga mensyaratkan uang muka yang biasanya 20% dari nilai rumah. Makin besar uang muka semakin baik.

Nah, jika semua semua syarat-syarat di atas telah terpenuhi, maka Anda relatif lebih mudah mendapatkan pinjaman dari bank.

Sedikit tips untuk para konsumen yang ingin membeli rumah secara kredit
1.    Kalau beli rumah di perumahan, pilih Developer terpercaya yang sudah terkenal bagus bangunan dan kualitas terjamin. Kalau untuk rumah yang di luar perumahan (di perkampungan) pilih yang lokasinya masuk mobil
2.    Pilih lokasi rumah yang bebas banjir, strategis, dan jelas kepemilikannya. Untuk mengetahuinya, saat yang tepat untuk mencari tahu adalah saat musim hujan
Bagaimana status kepemilikannya? Sertifikat sudah pecah/masing-masing apa masih gabung?
3.    Pilih bank pemberi kredit yang terpercaya
Suku bunganya tetap, atau berubah-ubah?
4.    Surat Keterangan Penghasilan
Surat ini didapatkan dari perusahaan tempat kerja orang yang mengajukan KPR. Pihak pemberi KPR biasanya menelpon ke perusahaan untuk klarifikasi kebenaran surat keterangan penghasilan tersebut.
5.    Fotokopi buku tabungan/rekening koran, 3 bulan terakhir,Ini sangat penting. Dari sinilah, bank pemberi kredit bisa tahu sehat tidaknya keuangan orang yang   mengajukan KPR.
6.    Siapkan DP (down payment) alias Uang Muka
Umumnya DP berkisar 20% dari total harga rumah. Untuk harga rumah 200 juta, DPnya berarti 40 juta.
Banyak ya? Iya. Makanya menabung dulu, kencangkan ikat pinggang, jangan banyak jajan yang tak perlu.
Nah, meskipun DP biasanya 20%, tetapi, jika plafond kredit yang diberikan bank tidak sesuai dengan yang diajukan, berarti harus menambah DP lagi
.
7.    Jika akad kredit telah dilaksanakan, dan ada jadwal bertemu dengan arsitek dari developer perumahan, manfaatkanlah. Anda bisa mengajukan permintaan agar ruangan di desain sesuai keinginan anda. Tetapi, tentu saja tak semua keinginan anda diterima. Biasanya, Bagian muka rumah harus sama, hanya desain dalam yang boleh berbeda.
8.    Pantau terus pembangunan rumah.
Biasanya developer akan menginformasikan sejauh mana pembangunan rumah anda. Mungkin saat selesai pasang keramik anda bisa mengecek apakah ada keramik yang pecah atau salah pasang.
9.    Pastikan waktu pembangunan rumah sesuai janji Developer. Rata-rata pembangunan sebuah rumah di perumahan memerlukan waktu 4-6 bulan. Jika developer berjanji membangun paling lama enam bulan, sedangkan masa enam bulan hampir habis, sering-seringlah menelpon developer untuk menunaikan kewajibannya.
10. Tanyakan berapa lama waktu pemeliharaan bangunan Jika waktu pemeliharaan adalah enam bulan, berarti jika ada kerusakan misalnya genteng bocor, mesin air rusak, maka yang bertanggungjawab memperbaiki adalah pihak developer bukan pemilik rumah.
Kemudian setidaknya pembelian juga ada untungnya, diantaranya yaitu:
1.    Pengecekan ulang semua hal yang tertulis di dalam sertifikat tanah oleh bank
2.    Pengecekan ijin tanah sebagai daerah bagunan atau penghijauan menurut pemerintah oleh bank
3.    Menghubungi notaris untuk pembuatan akta jual beli olah bank
4.    Pengecekan apakah tahan dan banguan yang dijual adalah asli atau fiktif
5.    Minimnya pelanggaran terhadapat hukum karena bank sudah mengecek semuanya
6.    Tidak akan adanya kesalahan surat tanah atau tertukarnya blue print rumah


F.           Kesimpulan

Jadi pada dasarnya kebutuhan akan rumah akan terus meningkat berbanding lurus dengan peningkatan harga dari tanah dan bangunan yang ada. Tetapi tidak demikian dengan laju peningkatan pendapatan yang dimiliki oleh masyrakat pada umumnya. Pendapatan masyarakat pada umumnya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan pada umumnya dan jarang sekali masyarakat memiliki dana ngangur, yang bisa dipakai untuk membeli rumah.

Akibat dari faktor dana yang terbatas yang dimiliki oleh masyarkat itulah muncul program yang diselenggarakan oleh pemerintah melalui bank – bank yang ada yaitu program KPR atau pembelian secara kredit.

Pembelian secara kredit juga mempunyai keuntungan diantaranya segala surat – surat rumah di urus oleh bank penyelenggara. Asal jangan lupa memperhatikan beberapa hal seperti yang telah di bahas diatas





G.        Daftar Pustaka

Carapedia. Pengertian dan Definisi Kredit. http://carapedia.com/pengertian_definisi_kredit_info2074.html. Di akses pada tanggal 10 Januari 2013.

               Digest, Readers. Beli Rumah Tunai atau Kredit. http://www.readersdigest.co.id/uang/perencanaan.keuangan/beli.rumah.tunai.atau.kredit/004/002/93. Di akses pada tanggal 13 Januari 2013.

              Hereme. 2011. Beli Rumah Secara Tunai atau Kredit. http://hereme21.blogspot.com/2011/12/beli-rumah-secara-tunai-atau-kredit.html. Di akses pada tanggal 13 Januari 2013.

              Management,MCI. Beli Rumah Lebih Untung Tunai atau Kredit.  http://www.mcimanagement.com /index. php/ news2/56-belirumah. Di akses pada tanggal 13 Januari 2013.

              Marketing_Sakti. Pengertian KPR. http://www.mar keting sakti.com /seputar-kpr/pengertian-kpr.html.  Di akses pada tanggal 14 Januari 2013.

              Oktafiani, Eka. 2010. Pengertian Perilaku Konsumen. http://softskillperilakukonsumen.blogspot.com /2010/10/pengertian-perilaku-konsumen.html. Di akses pada tanggal 12 Januari 2013.

              Ratni. 2012. Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen. http://ratni_itp.staff.ipb.ac.id/2012 /06/07/faktor-faktor-yang-mempengaruhi-perilaku-konsumen/. Di akses pada tanggal 12 Januari 2013.

Senin, 31 Desember 2012

Cara Berjualan yang Sukses


Cara berjualan banyak sekali telah di paparkan oleh para ahlinya. Kebanyakan dari para penulis atau pemapar tersebut telah melupakan satu hal penting. Satu hal penting dan tak boleh terlupakan adalah faktor “Tuhan”. Kenapa saya bilang demikian??. Kadang halnya para penulis atau pemapar yang lain mengemukakan pendapatnya itu dengan melupakan faktor “Tuhan”. Tetapi sesungguhnya faktor Tuhan adalah kunci pada penjualan menuju kesuksesan.  

          Berikut adalah cara berjualan yang sukses dari beberapa penulis lain diantaranya:

1.    Menurut Rajapresentasi.com
a.    Kualitas Produk
b.   Pelayanan yang baik
c.    Promosi
2.    Menurut Joko Susilo
a.    Membangun Kepercayaan
b.   Buat Kesan Pertama
c.    Promosi

Menurut saya, cara yang sudah di paparkan oleh Joko Susilo dan Rajapresentasi.com tidaklah salah dan sangat tepat. Tetapi menurut saya berdasarkan apa yang sudah saya alami adalah:
1.    Kualitas Produk
Dalam hal berdagang atau berjualan, kualitas produk adalah hal utama. hal ini dikarenakan bahwa konsumen atau pembeli cendrung melihat kualitasnya terlebih dahulu sebelum membelinya. Dalam hal ini perhatikan dengan betul bagaimana kualitas produk sendiri dan kualitas produk pesaing… Usahakan bahwa produk yang di jual memiliki ciri khas atau produk unggulan.

2.    Harga
Selain kualitas berikutnya adalah harga. Cara kita bisa memanage harga juga sangat menentukan dalam kesuksesan penjualan yang dilakukan. Dalam hal ini uga perhatikan harga produk sendiri dengan harga produk pesaing. Usahakan bahwa harga produk yang kita jual di bawah dari harga produk pesaing tapi jangan sampai rugi loh ya. Pepatah lama mengatakan untung sedikit tetapi lancar. Menurut saya hal ini masih berlaku khususnya untuk barang – barang yang mudah rusak. Tetapi menurut saya setiap barang juga mengalami penyusutan kan??.  Sedikit tips dari saya mengenai harga adalah harga barang haruslah sesuai dengan kualitas produk yang kita tawarkan.

3.    Promosi
Promosi adalah hal yang sangat penting dalam hal penjualan. Karena bagi penjual, promosi adalah cara bagi konsumen mengenal produk apa yang ia jual. Promosi memang membutuhkan biaya yang cukup tinggi. Sehingga menurut teori daur hidup produk dimana pada tahap awal dimana promosi sangat gencar, biaya membengkak dan kerugian pasti ada.  Tetapi saat ini banyak sekali cara promosi yang tidak memakan biaya seperti melalui Online. Saat ini cara online dianggap cara yang cukup ampuh dan efektif, cukup hanya mengupload foto produk dan cantumkan harga dan deskripsi tentang produknya, maka promosi selesai dilakukan.  Saat ini cukup banyak situs yang dibuka khusus untuk penjualan melalui Online yaitu seperti tokobagus.com dan berniaga.com. selain itu kita juga bisa melakukan promosi dengan Online ini melalui situs jaringan sosial seperti blog, FB, Twitter, Skype dll.  Jadi cara kita memanage kegiatan promosi yang terbaik dan efektif  juga menentukan cara keberhasilan dalam penjualan

4.    Hal – hal lain
Selain ketiga hal diatas jangan lupakan hal – hal kecil tetapi juga berpengaruh dalam kesuksesan kita dalam berdagang atau berjualan seperti Membangun Kepercayaan Konsumen, Pelayanan Purnajual, Kesan Pertama dsb.

5.    Tuhan
Selanjutnya yang terakhir adalah Tuhan. Terkadang para penulis lain melupakan faktor Tuhan dalam tulisan yang mereka buat sebagai salah satu faktor kesuksesan dalam penjualan mereka. Tetapi sesungguhnya Tuhan adalah kunci menuju pada kesuksesan penjualan.

Selain beberapa hal diatas kita perlu ingat bahwa jangan pernah menyerah apabila belum laku dan belum berhasil, artinya bahwa kesabaran sangat di perlukan dalam berjualan atau berdagang. hal berarti bahwa ketika kita sudah melakukan promosi dsb, tetapi belum berhasil, janganlah menyerah dan menggerutu. Ketika hal itu terjadi maka yang harus kita lakukan adalah berdoa dan mnyerahkan kepada Tuhan, biarkan Tuhan dengan kuasa – Nya melakukan bagian dari pekerjaan – Nya. Kemudian yang kita lakukan adalah membuat suatu ide baru dalam hal promosi yang digunakan. Kemudian jika semua cara tersebut sudah di lakukan tetapi belum berhasil juga, janganlah menyerah, tetap berdoa dan percaya bahwa Ia membuat segala sesuatu indah pada waktu – Nya atau saat  - Nya. Gbu…


Ref:
2.     http://rajapresentasi.com/2012/03/strategi-penjualan-dan-teknik-penjualan-yang-efektif/ 


Senin, 10 Desember 2012

Arti Sebuah Kesabaran dan Penguasaan Diri

Amsal 16:32-33
32) Orang yang sabar melebihi seorang pahlawa, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota. 33) Undi di buang di pangkuan, tetapi setiap keputusanya berasal dari pada Tuhan.

       kesabaran adalah sesuatu hal yang penting dalam kehidupan manusia. kenapa? hal ini dikarenakan karena kesabaran itu adalah kunci penguasaan diri.

     Penguasaan diri sangatlah penting dalam setiap kehidupan pribadi manusia. Terkadang dalam situasi tertentu manusia akan merasa tertekan dan tidak bisa mengendalikan dirinya. Kalau tertekan oleh suatu hal yang membuat terdesak atau tertekan secara batin itu mudah, tinggal datang kepada Yesus lalu Yesus dengan kuasa - Nya akan menolong saudara semua. lalu bagaimana jika situasinya tertekan oleh sesuatu hal yang sangat diinginkan atau terkesan terburu - buru atau tergesa - gesa?

     Pada awalnya sayapun tidak bisa mengendalikan diri jika sedang tertekan oleh situasi dimana suatu hal itu adalah hal yang sangat saya inginkan. dengan segala situasi yang ada iblis merongong - rongon hati saya untuk terus bekerja dan berfokus tanpa istirahat dan memperhatikan hal yang lain.

    tetapi Yesus berkata tunggu...!! meski hati berkata ingin tetapi Tuhan berkata tunggu...!!. kita tentu masih ingat bahwa Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya (Pengkhotbah 3:11). maka dari itu hendaknya telinga dan hati kita tetap berfokus pada Tuhan. karena jika tidak demikian maka hati kita tidak bisa membedakan mana suara Tuhan dan mana Suara iblis.

     terkadang Iblis itu lebih manis perkataannya dari pada Tuhan. dengan segala usahanya ia mencoba menyakinkan kita bahwa asal suara itu dari Tuhan padahal bukan (pantesan iblis itu diibaratkan serigala berbulu domba). tetapi ingatlah bagaimanapun atau semanis apapun perkataan iblis tujuannya hanya satu yaitu ia mau membunuh dan membinasakan manusia. dan iblis itu seperti pencuri di malam hari. yang dimana iblis akan berusaha masuk dengan celah yang sekecil apapun.

    tetapi Tuhan atau suara Tuhan itu lebih lembut dan penuh dengan ketenangan, Ia mau masuk ke dalam setiap pintu hati yang rela dengan tulus untuk Dia masuki.

   jadi hendaknya kita semakin peka terhadap suara dari Tuhan dan jangan lagi mau di per daya oleh siibilis. ingat Iblis datang untuk mencuri, membunuh dan membinasakan. tetapi Yesus datang membawa damai dan sukacita serta kedamaian bagi setiap hati yang rela di masuki oleh - Nya.

Jumat, 23 November 2012

Perilaku Konsumen dari Segi Demografi


A.        Pendahuluan

Perilaku konsumen sangat dipengaruhi oleh banyak faktor seperti selera konsumen, pendapatan, budaya, sosial, psikologis dan konsep diri serta tidak ketinggalan yaitu demografi.

Dalam bahasan kali ini, faktor demografi yang di maksud adalah secara usia dan lingkungan plus konsep diri. Baik usia maupun lingkungan juga ikut mempengaruhi perilaku konsumen dalam mengambil keputusan suatu produk.

Serta untuk mempermudahnya penulis akan mencontohkanya dengan suatu produk yang dimiliki dan digunakan oleh penulis yaitu Hp Nokia N73 music edition.
         
Cat: Tulisan ini tidak bermaksud promosi dan mencedrai suatu produk tertentu. Tetapi semata – mata hanya untuk Tugas Softkill yang diberikan oleh dosen. Jika ada kata – kata yang kurang berkenan saya mohon maaf.
  
B.        Isi

Faktor demografi adalah salah satu yang mempengaruhi dalam pengambilan keputusan oleh konsumen. Meski yang di bahas hanya dari segi karakteristik usia dan lingkungan yang ada plus konsep diri. Ke tiga hal ini sudah cukup membuktikan bahwa ke tiga hal tersebut banyak mempengaruhi.

Merujuk pada hasil riset yang telah dilakukan oleh Denny Setiawan dan Hendra Wijaya (Advisor) dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif, serta uji kebebasan (Test of Independency). Menyatakan bahwa ternyata faktor demografi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perilaku konsumen.

Pernyataan di atas telah membuktikan bahwa faktor demografi sangat mempengaruhi perilaku konsumen. Sebagai contoh misalnya saja HP dapat di lihat di sekitar kita khususnya para remaja atau mahasiswa/mahasiswi yang memiliki HP dengan berbagai fitur yang canggih dan modern. Berbanding terbalik dengan kalangan orang lansia atau para orang tua yang menggunakan HP yang bisa di bilang jadul. Kemudian bisa dilihat disekitar kita pula khususnya para mahasiswa dan pelajar yang kebanyakan memakai sepatu model sporty dan berbanding terbalik dengan para orang tua yang kebanyakan memakai sepatu model pantofel. Kemudian bisa diperhatikan pula para mahasiswa cendrung lebih sukan memakai pakaian yang simpel seperti kaus dan celana jeans dan hal ini juga berbanding terbalik dengan para orang dewasa khususnya dosen maupun guru yang cendrung memakai kemeja dan celana bahan, dll. Meskipun memang diakui tidak menutup berbagai kemungkinan yang bisa menyanggah contoh – contoh diatas. Tetapi contoh – contoh diatas membuktikan bahwa dari segi usia saja (tergolong faktor demografi) bisa menghasilkan berbagai variasi perilaku konsumen.

Terkait dengan contoh HP. Banyak mahasiswa maupun orang umum menggunakan HP yang menggunakan fitur – fitur yang canggih dan modern seperti BB dengan BBMnya, mengirim dan menerima banyak email semudah layaknya SMSan, bisa browsing dll. Samsung galaxy dengan androidnya, touch screen dan sudah termasuk berbagai fitur – fitur seperti media sosial dll. Dan contoh produk lainya.

Tetapi dalam hal ini penulis beranggapan bahwa HP Nokia N73 music edition sudah cukup bagus untuk di gunakan. Hal ini dikarenakan bahwa dari segi fitur yang disediakan sudah cukup di katakan standar. Kemudian plus kartu memori 2 GB sudah cukup memberikan tempat penyimpanan yang besar. Serta bisa di jadikan modem dan kameranya yang berukuran 3,2 MP sudah bisa menghasikan kualitas gambar yang sangat baik untuk foto – foto. Lebih dari itu baterainya yang bisa bertahan lebih dari 2 hari meski sudah digunakan untuk mendengarkan music. Dan secara mesin itu lebih bandel, yah meski karna ketidak sengajaan telah jatuh 2X masih bisa di gunakan.  Hal – hal demikianlah yang menjadikan alasan mengapa lebih memilih HP Nokia N73. Meski sejujurnya faktor biaya juga berpengaruh.  Hal ini berarti bahwa penulis telah menyanggah beberapa contoh dari kebanyakan HP yang dipakai oleh mahasiswa.

Dibandingkan dengan BB atau android yang memiliki fitur – fitur yang canggih tetapi cendrung bisa lebih menghabiskan baterai yang lebih cepat. Dan secara mesin juga lebih cengeng atau ringkih. Lebih dari itu juga yang terpenting itu adalah HP tersebut rawan terhadap maling… 
         
C.       Kesimpulan

Perilaku konsumen bukan hanya sekadar pengambilan keputusan asal semata dalam memkonsumsi suatu produk. Tetapi jika ditilik lebih lanjut maka ada beberapa faktor yang mempengaruhi seperti selera konsumen, pendapatan, budaya, sosial, psikologis dan konsep diri serta tidak ketinggalan yaitu demografi.

Terkait dengan demografi maka yang paling berperan biasanya adalah usia seperti salah satu contohnya adalah bisa dilihat disekitar kita pula khususnya para mahasiswa dan pelajar yang kebanyakan memakai sepatu model sporty dan berbanding terbalik dengan para orang tua yang kebanyakan memakai sepatu model pantofel

Kemudian terkait contoh HP yang digunakan penulis itu dengan alasan seperti dalam bab isi diatas.

Sekali lagi disini penulis TIDAK BERMAKSUD PROMOSI maupun MENCEDRAI SUATU PRODUK TERTENTU. Tetapi hanya UNTUK TUGAS SOFTKILL SEMATA YANG DI PERINTAHKAN OLEH DOSEN. Kalau ada kata – kata yang kurang berkenan penulis mohon maaf. Mks





D.       Daftar Pustaka

Atma jaya. 2005. Pengaruh Faktor Demografi terhadap Perilaku Belanja Konsumen. http://lib.atmajaya.ac.id/ default.aspx?tabID=61&src=k&id=133792. Di akses pada tanggal 23 November 2012.
        Fadillah, Anissa. 2011. Peran Demograi terhadap Perilaku Konsumen. http://nishaelf.wordpress.com/ 2011 /11 /24/peran-demografi-terhadap-perilaku-konsumen/. Di akses pada tanggal 23 November 2012.
        Fahmi, Tyo Raditio. 2011. Demografi dalam Perilaku Konsumen. http://kickmyhead.wordpress.com/ 2011/ 11/23/ demografi-dalam-perilaku-konsumen/. Di akses pada tanggal 23 November 2012.
        Prasetia, Fanzi. 2011. Bagaimana Demografi Berperan dalam Perilaku Konsumen. http://fanziprasetia.blog.com/ 2011/ 11/15/ bagaimana-demografi-berperan-dalam-perilaku-konsumen/. Di akses pada tanggal 23 November 2012.
        Samsung. Galaxy Tab. 2.7.0. http://www.samsung.com /id/ consumer/mobile-devices/tablet/tablet/GT-P3100ZWAXSE-features. Di akses pada tanggal 23 November 2012.
        Yahoo. Apa saja Fitur Black Berry. http://id.answers. yahoo.com/question/index?qid=20090318212517AAx9aTw. Di akses pada tanggal 23 November 2012.

Cat: Sekali lagi disini penulis TIDAK BERMAKSUD PROMOSI maupun MENCEDRAI SUATU PRODUK TERTENTU. Tetapi hanya UNTUK TUGAS SOFTKILL SEMATA YANG DI PERINTAHKAN OLEH DOSEN. Kalau ada kata – kata yang kurang berkenan penulis mohon maaf. Terima Kasih.