Senin, 15 April 2013

Pemasaran dan Promosi



A.     Abstrak

Kegiatan komunikasi pemasaran tidak akan lepas dari yang namanya kegiatan promosi. Di era yang serba modern ini banyak sekali media – media yang bisa digunakan untuk promosi.

Berbagai media  yang bisa digunakan diantaranya adalah out home media; promotional product marketing; product placement; in flight adversiting; miscellaneous media.

Media – media tersebut adalah media – media yang bisa digunakan untuk promosi. Namun yang menjadi permasalahannya adalah bagaimana cara mengefektifkanya.

Promosi adalah salah satu bentuk komunikasi pemasaran. Dimana komunikasi pemasaran adalah kegiatan pemasaran yang dimana cara mempengaruhi konsumen untuk membeli produk tersebut.d










B.       Daftar Isi

1.    Abstrak                                                                           2
2.    Daftar Isi                                                                         3
3.    Pendahuluan                                                                 4
4.    Pemasaran di era informasi                                        5
5.    Dukungan media                                                           7
a.    Out of home media                                                  7
b.   Promotional Product  Marketing                          9
c.    Infligt Adversiting                                                    11
d.   Miscelaneous Media                                                          12
6.    Publicity dan Corporate Adversiting                        12
a.    Publicity                                                                     12
b.   Direct Marketing                                                      14
c.    Personel selling                                                        16
7.    Kesimpulan dan Saran                                                          19
8.    Daftar Pustaka                                                               20
















C.        Pendahuluan

Kegiatan pemasaran selalu dijumpai dalam kehidupan sehari – hari. Salah satu dari kegiatan pemasaran yang di lakukan adalah promosi.

Selanjutnya sejalan dengan semakin pesatnya pertumbuhan dan perubahan ekonomi dan kegiatan bisnis, orang – orang membutuhkan strategi untuk menarik dan mempertahankan konsumen dan pelanggan. Salah satu dari cara tersebut adalah komunikasi pemasaran.

Promosi dan komunikasi pemasaran adalah suatu kegiatan yang saling berkaitan. Dimana komunikasi pemasaran adalah kegiatan yang dilakukan dengan tujuan memberikan informasi secara mendetail dan menarik tentang sebuah produk. Serta promosi adalah salah satu bentuk dari kegiatan komunikasi pemasaran.


Kegiatan promosi dapat dilakukan dengan berbagai cara salah satunya adalah melalui dukungan media seperti media cetak, elektronik dsb. Selain itu dapat pula melalui media publicity dan corporate advertising


Banyak sekali perusahaan yang belum mengerti bagaimana dapat memaksimalkan kegiatan promosi dan komunikasi pemasaran ini, sehingga perusahaan tersebut menjadi lama berkembang.


Tetapi jika kedua kegiatan tersebut jika berhasil dikuasai dengan maksimal oleh perusahaan maka perusahaan tersebut dapat meraih pelanggan baru dan dapat mempertahankan pelanggan yang lama.


Pada kesempatan kali ini, tim penulis akan membahas tentang bagaimana cara memaksimalkan kegiatan komunikasi pemasaran dan kegiatan promosi ini.



D.     Pembahasan

1.  Pemasaran pada Era Informasi

Kondisi saat ini menempatkan kita ke dalam sebuah persimpangan di antara dua paradigma yang saling tarik menarik, yaitu era industri bisnis dan era informasi bisnis. Beberapa perbedaan tersebut adalah:

a.    Era Industri Bisnis
1.    Konsumen dengan jumlah yang sedikit, berkelompok, dan mudah dijangkau
2.    Produk diciptakan untuk memenuhi kebutuhan pasar
3.    Organisasi bisnis memiliki ukuran yang besar dengan jumlah karyawan dalam hitungan ribuan
4.    Konsep bisnis tradisional sangat kuat, yaitu “menekan biaya (efisiensi) untuk memperoleh keuntungan yang besar”.

b.   Era Informasi Bisnis
1. Konsumen tersebar luas, namun tidak dapat dilihat dan tidak dapat diraba.
2. Produk diciptakan tidak saja untuk memenuhi kebutuhan, namun juga untuk memperoleh costumer satisfication.
3. Organisasi bisnis semakin kecil, namun kompleks, dengan kemampuan sumber daya manusia yang sangat tinggi.
4. Modal dikerahkan untuk mencapai suatu usaha untuk menempatkan perusahaan dalam posisi penting di pasar.

Pada saat ini, konsep era industri bisnis masih tetap memiliki peranan penting. Sedangkan konsep era informasi bisnis telah berkembang di negara maju.

Terdapat tujuh aspek dasar yang harus dicapai oleh suatu organisasi bisnis agar dapat bertahan pada era ini. Ke tujuh aspek itu adalah:
1.    Konsumen tepat sasaran
2.    Kualitas penciptaan produk
3.    Adanya diferentsiasi produk
4.    Positioning produk
5.    Kecepatand alam penetrasi pasar
6.    SDM berkualitas tinggi
7.    Kepemimpinan yang mampu beradaptasi.

Perusahaan yang mampu memiliki ketujuh aspek tersebut dapat digolongkan kepada perusahaan yang memiliki kemampuan untuk bertahan dalam era persaingan saat ini. Globalisasi juga mengisyaratkan setiap organisasi bisnis untuk tampil beda, dan mengubah pola pikir bisnis, strategi pendekatan terhadap konsumen dan strategi penguatan merek. Disinilah pemahaman baru akan marketing memegang peranan penting.

Pada era globalisasi, konsep marketing seharusnya diperluas pada tataran marketing yang menambah nilai dan menciptakan nilai. Maksudnya adalah dimana kegiatan pemasaran bukan hanyan sekadar suatu kegiatan pemasaran suatu produk saja melainkan juga bisa menambah dan menciptakan nilai tambah.

Oleh karena itu, sebelum mempelajari strategi komunikasi pemasaran, saudara perlu memahami definisi dari marketing yang diperluas. Value added – value creation marketing adalah merupakan suatu kelompok dari sejumlah rancangan aktifitas yang saling berhubungan saru sama lain. Selanjutnya yang dimaksud nilai tambah adalah seperti kepuasan konsumen.

Untuk mencapai kepuasan konsumen maka ada beberapa langkah yaitu:
1.    Identifikasi potensi dari target market
2.    Analisa kebutuhan
3.    Riset Potensial
4.    Menciptakan atau menentukan produk
5.    Distribusi, harga, dan promosi produk kepada konsumen
6.    Melakukan evaluasi terhadap kepuasan konsumen
7.    Melakukan inovasi – inovasi.







2.  Dukungan Media

Dukungan media selalu dihubungkan dengan peluang keberhasilan dalam dunia bisnis, biaya dan audience. Dukungan media digunakan untuk meraih orang – orang yang menjadi target market melalui media – media yang disampaikan. Media – media tersebut antara lain adalah out of home mdia, product placement dsb.

a.    Out of Home Media
Out of home media atau media pemasaran digital adalah suatu media untuk mempromosikan produk melalui media digital yang dapat menjangkau konsumen secara tepat waktu, pribadi, dan relevan. Beberapa medianya adalah outdoor advertising/promotion, in-store media dan additional out of home media .

Outdoor advertising/promotion sudah berkembang sejak 5000 tahun yang lalu, yang pertama kali berkembang di Mesir dan Eropa. Outdoor advertising/promotion tidak saja di gunakan untuk memperkenalkan produk, namun juga untuk menginformasikan sebuah kegiatan. Beberapa kelemahan dan kekuatanya adalah:
Kekuatan:
1.    Menguasai area pasar lokal
2.    Frekuensi; konsumen terekspos dalam beberapa kali.
3.    Fleksibilitas lokasi
4.    Kreatifitas
5.    Memiliki kemampuan membentuk awareness terhadap produk baru
6.    Efisiensi
7.    Efeksifitas
8.    Kemampuan produksi dapat di minimalisasi
Kelemahan:
1.    Penguasaan pasar yang sia – sia
2.    Keterbatasan kemapuan pesan
3.    Mudah dilupakan
4.    Biaya mahal
5.    Kesulitan untuk dilakukan pengukuran terhadap efektifitas media.
6.    Masalah image.


Additional out of home media, bentuk lain dari outdoor advertising yang merupakan alternatif terhadap kekurangan dan kelebihan outdoor advertising. Beberapa bentuk dari additional out of home media adalah:
1.    Aerial advertising. Bentuk ini contohnya seperti papan reklame yang sering kita temui di jalanan. Namun biayanya sangat mahal, tetapi punya daya tarik tersendiri.
2.    Mobile bilboard, kendaraan yang digunakan untuk menempatkan promo sebuah produk, nama perusahaan atau brand. Contohnya kita sering lihat ada mobil cimb niaga.

In-store media, sejumlah in-store media dapat kita ditemukan dalam keseharian kita di supermarket atau mall yang ada. Fasilitas yang biasa di gunakan adalah spanduk, banner, display dll.

Transit advertising, merupakan media yang digunakan untuk mengejar jutaan raihan yang dapat diekspos melalui kendaraan umum. Beberapa bentuknya adalah:
1.    Out side poster, media ini biasanya dilekatkan pada dua sisi dimana poster dapat dillihat dari dua arah. Contohnya itu dapat di lihat taksi, trolly, bus dll
2.    Inside cards, media ini biasanya diletakan pada posisi tempat duduk yang berjejer
3.    Station platform dan terminal poster, floor display, island showcase, electronic sign dll. Biasanya kita dapati pada jalur pejalan kaki diterminal, bandara, kereta api dsb



b.   Promotional Product  Marketing
Promotional Product  Marketing adalah media promosi yang diwujudkan dalam bentuk printing. Media ini memiliki kegunaan untuk dapat dijadikan dekorasi dari suatu interior. Media ini biasa kita temui seperti dalam bentuk gelas, asbak atau souvenir lainya. Media Ini diberikan sebagai bentuk kontribusi dari suatu penjualan produk atau sebagai kenang – kenangan sebuah acara pameran.




c.    Product Placement
Product Placement adalah segala bentuk komunikasi komersial audiovisual yang terdiri dari masuknya atau referensi suatu  produk, layanan atau merek dagang dalam fitur  sebuah program.

Bhatnagar, dkk. (2002) menyebutkan bahwa product placement unggul dalam mempersuasi pemirsa dalam hal brand recall, asosiasi merek, sikap terhadap pesan komersial dan merek. Tayangan iklan pada saat kita menonton televisi adalah salah satu bentuk dari product placement ini.

Menurut Balasubramanian (1994), penempatan produk  merupakan penggabungan antara iklan dan publisitas. Jadi dapat dikatakan merupakan produk penempatan mandaat campuran unik untuk sponsor. Pemasar akan membayar tampilan pesan sehinga isi dan format pesan dikontrol oleh pemasar, tetapi identitas pemasar disembunyikan. Baru demikian, pesan komersial yang ditampilkan dapt dipercaya oleh umum.

Babin dan carder (1996) menyebutkan ada tiga elemen penting yang harus diperhatikan yaitu:
1.    Penyisipan merek dilakukan dengan benar
2.    Usaha dari pemasar agar merek dapat dikenali konsumen
3.    Penempatan merek yang riil sehingga dapat terlihat.

Produk placement lebih efektif dari pada iklan dalam hal sosialisasi merek,sikap terhadap merek kecuali brand call. Pada Produk placement, brand recaal lebih tinggi dari pada iklan, tetapi hasilnya tidak jauh berbeda.

Asosiasi merek pada Produk placement lebih kuat daripada iklan serta sikap terhadap pesan komersial bentuk Produk placement lebih positif dari pada iklan. Hal yang sama juga terdapat pada sikap terhadap merek

Selain itu, terjadi juga belief perseverance karena sikap awal sama dengan sikap akhir dan intensi awal sama dengan intensi akhir.


d.   Infligt Adversiting
Infligt Adversiting adalah salah satu media iklan dimana media iklan dengan target konsumennya adalah calon konsumen maskapai penerbangan. Salah satu bentuknya dapat kita jumpai pada meja sandaran pasess boarding. Iklan ini biasanya mencakup program dari liburan yang disesuaikan dengan tujuan konsumen. Selain program liburan juga mencakup hotel, restoran, mall, dan tempat liburan lainya



e.    Miscelaneous Media
Miscelaneous Media adalah berbagai media yang digunakan untuk pemasaran. Contohnya melalui situs jejaring sosial, melalui situs – situs yang ada diinternet seperti tokobagus.com, berniaga.com.



3.  Publicity dan Corporate Advertising

a. Publicity
·        Pengertian
Publicity (publisitas) merupakan salah satu teknik yang sering digunakan dalam program public relations , mengapa? Karena akar dari Public Relations diawali oleh press agentry  dimana press agentry ini dalam kegiatannya merupakan publisitas. Press agentry merupakan salah satu teknik yang berkembang pada perang dunia kedua, saat itu Amerika m embutuhkan dukungan dari rakyatnya.

Dalam dunia usaha saat ini , peran publicity semakin penting karena mampu menjangkau opini public yang dapat mendukung produk / jasa serta membentuk suatu perceived quality dalam benak konsumen. Publicity selalu dihubungkan dengan usaha perusahaan untuk membuat suatu image , baik corporate image maupun brand atau product image .

Publicity sendiri merupakan bentuk pengembangan dari konsep berita , yaitu 5 W + 1 H, ( What, Why, Who, Where, When dan How), hanya daam pengemasannya saja yang berbeda. Jika dalam berita, 5W dijelaskan secara singkat maka dalam publicity dijelaskan secara mendetail.

Hal-hal apa saja yang dapat membedakan berita dengan publicity dapat kita liat pada bagan berikut :

Berita
Publicity
1. Fokus kepada siapa , kapan, dimana dan bagaimana.
1. Fokus kepada siapa bagaimana dan mengapa.
2. Hanya untuk memberikan infomasi.
2. Ada usaha untuk   melakukan persuasif dan motivatif.
3. Isi lebih singkat.
3. Lebih padat.
4. Bentuk penulisan dengan menggunakan metode piramida terbalik.
4. Bentuk penulisan adalah kebalikan dari penulisan  ilmiah.


·        Kekuatan dari Publicity.
   Mengapa Publicity dianggap memiliki kekuatan sebanding dengan advertising atau sales promotion, dan bentuk lain dari kegiatan public relations , Hal ini disebakan oleh :
1.    Publicity memiliki tingkat kredibilitas yang tinggi, karena konsumen dibantu untuk memberikan penalaran secara objektif.
2.    Publicity seringkali diikuti oleh pernyataan public yang mendukung pernyataan tentang keunggulan produk tersebut.
3.    Publicity mampu membuat ketertarikan konsumen akan produk yang ditawarkan.

Publicity, bagaimanapun juga memiliki kaitan yang erat dengan alat-alat promosi lain yang sudah berjalan sebelumnya.
Publicity merupakan penguat dari seluruh informasi yang disampaikan kepada konsumen melalui media promosi lainnya.

·        Model – Model Promosi

Publicity dapat dilakukan dengan berbagai cara , salah satunya ialah melalui Video News Release  yang ditampilkan melalui siaran televisi, namun apabila melihat dariwaktu pemakaian yang cukup lama , tidak tertutup perusahaan harus membayar dengan harga yang tinggi untuk iklan dalam bentuk ini. Selain lewat televisi perusahaan juga dapat melakukan Publicity di siaran radiodalam bentuk Sales Reports atau Talk show .  disini marketer diuji kepiawaiannya dalam menyusun suatu skenario yang berfunsi sebagai promosi terselubung atas suatu produk


b.  Direct Marketing

    Direct Marketing adalah bagian dari program komunikasi pemasaran. Pasar sekarang ini sangat sulit untuk dduga , secara psikis mereka memiliki kemungkinan untuk berubah sangat cepat, mereka sangat cepat belajar, sehingga membentuk sikap defensife yang kuat. Meskipun demikian ada cara yang dianggap cukup membantu untuk menyampaikan pesan kepada konsumen yaitu dengan Media Massa.
    
     Kehadiran media massa dalam memenuhi keinginan industri perlu diperoleh kesempatan untuk meraih target market sebesar-besarnyadan menjangkau target market sebesar-besarnya dan menjangkau target market yang tidak terjangkau melalui metode atau teknik marketing lainnya.

·        Pengertian

Belch dan Belch dalam bukunya advertising & Promotion memberikan definisi tentang dirrect marketing sebagai berikut :

Direcct  marketing  is a system  of  marketing  by  wich  organizations  communiacate  directly  with  the  target  consumer  to  generate  a  response  or  transactions.”  (2004:463)

    Definisi ini menggambarkan adanya suatu hubungan yang sangat dekat dengan target markt dan memungkinkan proses two ways communication terjadi. Dirrect marketing dapat mencapai tujuan tersebut didukung oleh faktor-faktor lain, yaitu :
1.    bahwa target market telah mengenal produk atau jasa sebelumnya melalui saluran media massa atau media promosi lainnya.
2.    bahwa target marketing yang dituju merupakan hasil penyaringan dari proses segmentasi yang selektif, sehingga target market yang dipilih adalah mereka yang memiliki kedekatan dengan produk atau jasa yang ditawarkan.

3.    bahwa marketer atau komunikator telah mempersiapkan informasi yang lengkap sesuai dengan apa yang dibutukan dan kemungkinan jawaban atas serangkain informasi mengenai produk atau jasa yang ditawarkan (solusi).
4.    bahwa dirrect marketing juga merupakan sebuah proses yang memberikan kesempatan kepada target market untuk menilai dan mempertimbangkan dalam suatu proses pengambilan keputusan , hal ini memungkinkan proses komunikasi dilakukan berulang-ulang. Proses ini biasa disebut Follow Up Process

Follow Up Process adalah bentuk pendekatan dari direct marketing adalah melalui direct mailing atau telemarketing. Artinya adalah dengan penggunaan fasilitas teknologi tinggi dengan dua tipe target market, yaitu:
1.    Personal target
Biasanya berbentuk layanan informasi langsung kepada pemilik site atau email yang dituju kepada personal.
2.    Group target
Disuatu saat direct marketing juga dapat berkembang dari personal terget menjadi group target.

Berdasarkan prosesnya juga dibagi 2:
1.    Follow up setelah direct mailing process dilaksanakan. Yaitu berhubungan langsung kepada kontak person. Hubungan ini biasanya dilakukan melalui tatap muka atau telepon
1. Tatap Muka:
a. Kelebihan:
1. Konsumen lebih percaya
2. konsumen lebih persuasif
3. Dapat terjadi secara langsung

b. Kekurangan:
1. Butuh banyak waktu
2. Minat masih belum bisa ditebak
2. Telepon:
a. Dalam beberapa waktu orang dapat di hubungi
b. Hemat waktu
c. Biaya dapat ditekan

2.    Follow up setelah respon atas informasi yang disebar melalui media masa atau media lainya.

Berikut adalah perbandingan antara proses follow up sesudah dan setelah direct marketing.
1.    Follow up setelah direct marketing
a.    Kelebihan
1.    Dapat membangkitkan kebutuhan yang tersembunyi
2.    Mengingatkan kembali pesan yang sebelumnya
b.   Kekurangan
1. Dapat dikatakan berhasil bila data yang dimiliki merupakan susunan target.
2. Membutuhkan waktu lama.
2.    Follow up setelah respon dari media lain

Konsep ini sudah berkembang sejak abad XV dimana ditemukan mesin cetak. Konsep ini sangat berkembang melalui strategi multilevel seperti amway, CNI dll. Kegagalan konsep ini bisa terjadi bila perusahaan tidak memperhitungkan dan mempertimbangkan klasifikasi bisnis dan target market.


c.    Personel selling
Personel selling adalah improvisasi dari penjualan dengan menggunakan komunikasi a person to person communication. Personel selling ini sangan dominan dalam industri. Personel selling biasanya dilakukan oleh  sales dibawah naungan sales manager yang mempromosikan produk secara langsung kepada target market. Contoh ketika kita ingin memperkenalkan sebuah lembaga pendidikan yang cendrung mengajak konsumen untuk datang langsung ke tempat dimana pendidikan tersebut diadakan dan menunjukan fasilitas yang dimiliki, bahkan tidak jarang kita mengundang mereka datang saat proses belajar mengajar berlangsung.

Belch menyebutkan satu istilah dalam personnel selling yaitu dyadic communication, mereka menyebutnya “thus direct and interpersonal communication lets sender immediately receive and evaluate feedback from receiver. This communication process, known as dyadic communication allows for more spesifics tailoring of the message and more personel communication than do many of other media discussed (2004:599).

Pertanyaan pertama yang dibutuhkan oleh seorang manager yaitu pertanyaan ketika mempersiapkan program promosi yaitu tanggung jawab personel selling. Ada empat pertanyaan yang harus dijawab sebelum program Personel selling dijalankan:
1.    Informasi spesifik apa yang harus ditukar antara perusahaan dengan konsumen.
2.    Apakah ada alternatif lain untuk pencapaian informasi.
3.    Bagaimana efektifitas dari setiap alternatif tersebut dalam mencari pemuasan kebutuhan
4.    Berapa efektivitas biaya yang diperoleh dari masing – masing alternative tersebut.


Saran yang kami berikan dalam kegiatan personel selling:
1.    Melakukan pengalokasian prospek anggaran
2.    Menentukan kebutuhan dan keinginan konsumen yang harus dipuaskan
3.    Memberikan rekomendasi cara memenuhi kebutuhan dan keinginan tersebut.
4.    Demonstrasikan kelebihan perusahaan dan produk yang dijual
5.    Tutuplah kegiatan dengan memberikan penawaran
6.    Follow up kembali untuk memotivasi mereka melakukan tindakan yang kita inginkan.




Beberapa kendala yang akan dihadapi adalah:
1.    Pesan sering tidak konsisten berubah – berubah
2.    Kekuatan sales atau konflik manajemen menyebabkan kegiatan sales tidak berfungsi
3.    Biaya tinggi
4.    Jangkauan raihan yang rendah karena jumlah target market sangat besar, namun karena jaraknya terpisah jauh antara satu tempat dengan tempat yang lainya menyebabkan jumlah target market yang dijangkaunya informasinya lebih sedikit
5.    Masalah etika

































E.       Kesimpulan dan Saran

Kesimpulan:

Jadi kesimpulanya adalah kegiatan pemasaran tidak akan lepas dari yang namanya kegiatan promosi. Promosi adalah kegiatan mendeskripsikan suatu produk kepada konsumen dengan tujuan mengenalkan produk kepada konsumen.

Kegiatan promosi dapat ditempuh dengan yang beberapa cara diantaranya melalui berbagai media. Seperti media cetak, elektronik dsb.

 Direct marketing , personel selling adalah salah satu bagian dalam komunikasi pemasaran. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dari komunikasi produsen dalam hal memperkenalkan produknya kepada konsumen. Dalam hal ini digunakan juga media – media seperti telepon atau bisa juga melalui tatap mukan langsung.

Saran:

     Saran dari kelompok kami adalah dalam hal kegiatan pemasaran terutama promosi dituntut yang namanya kreatifitas dan keefektivan dalam hal memanfaatkan berbagai media saluran yang bisa digunakan dalam kegaitan promosi.










F.       Daftar Pustaka

Shelmi. 2009. Product Placement . http://shelmi.wordpress.com/2009/07/18/product-placement-dan-iklan/. Di akses pada tanggal 17 Maret 2013.

        Soemanagara. Rd. 2008, Strategig Marketing Comunication: Konsep Strategis dan Terapan. Bandung: Alpabeta.

Karya Tulis: Basuki: Harapan Saya Enggak Ada UN, Bikin Stres Saja

kebijakan pemerintah dalam hal UAN menjadi keluhan dari Bapak Wakil Gubernur Jakarta, BAsuki Tjahya Purnama. dimana Bapak Basuki mengeluh bahwa UAN hanya menjadi indikator masalah bagi siswa. maka itu berikut saya menulis sebuah karya tulis, mengenai hal tersebut
silahkan klik  Karya Tulis Saya untuk melihat lebih lengkapnya....

Sabtu, 16 Maret 2013

Sistem Perekonomian Indonesia


A.     Pendahuluan

Seperti yang sama – sama kita ketahui bahwa hingga saat ini indonesia tergolong dalam negara berkembang dengan ciri – ciri seperti sektor perekonomian masih menjadi utama dalam sumber mata pencaharian, tingkat industrialisasi masih relatif rendah dan seperti yang masih dirasakan dan dilihat serta terus diperbicangkan yaitu tingkat kemiskinan yang masih tinggi.

Sesungguhnya dari sejak merdeka hingga kini sistem perekonomian yang ada di Indonesia sangat di pengaruhi oleh rezim pemerintahan dengan kebijakan – kebijakannya yang ada. Seperti yang telah di ketahui bahwa sejak merdeka hingga saat ini Indonesia telah melewati tiga rezim mulai dari rezim Orla, Orba dan Reformasi dengan kebaikan dan kelemahannya masing – masing tetapi satu tujuannya yaitu supaya negara Indonesia bisa berdaulat ke dalam dan ke luar.

Sebelum mempelajari tentang rezim pemerintahan serta seterusnya, saudara harus mempelajari apa itu sistem, apa itu sistem perekonomian dsb hingga peran – peran yang bisa kita lakukan sebagai warga negara yang ikut berpatisipasi memajukan bangsa. Termasuk sekilas tentang sistem perekonomian yang pernah ada di Indonesia ini.








B.       Isi

A. Pengertian Sistem Perekonomian dan Jenisnya
1.  Pengertian Sistem
Sistem adalah satu kesatuan yang terdiri dari beberapa elemen seperti manusia dan mesin yang saling terkait dan mempunyai tujuan yang sama.
2.  Pengertian Sistem Ekonomi
Menurut Dumairy (1996) Sistem Ekonomi adalah Suatu Sistem yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antarmanusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suatu tatanan kehidupan.
Suatu sistem ekonomi terdiri dari beberapa unsur  - unsur yaitu:
1.    Manusia sebagai subjek
2.    Barang – barang ekonomi sebgai objek
3.    Seperangkat kelembagaan yang mengatur
Dalam hal ini perangkat yang dimaksud adalah:
1.    Lembaga – lembaga ekonomi
2.    Cara kerja
3.    Mekanisme hubungan
4.    Hukum dan peraturan – peraturan perekonomian
5.    Kaidah dan norma – norma
6.    Kebiasaan
7.    Perilaku dan etika masyrakat

Menurut Sheridan(1998) Sistim ekonomi adalah cara manusia melakukan kegiatan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan atau memberikan kepuasaan pribadinya

Menurut Sanusi(2000) Sistim ekonomi adalah seperangkat lembaga yang saling mempengaruhi dan di tujukan untuk pemecahan masalah serta produksi konsumsi yang merupakan masalah dasar

Menurut lemhanas Sistim ekonomi adalah cabang dari ilmu ekonomi

Jadi kesimpulanya Sistim ekonomi adalah suatu susunan sistim yang memberikan pengaruh terhadap perekonomian yang ada diindonesia.


3.  Jenisnya

1.  Sistem Perekonomian Pasar (Liberal/Kapitalis)

Menurut sanusi, sistem ekonomi kapitalis adalah suatu sistem ekonomi di mana kekayaan yang produktif terutama dimiliki secara pribadi dan produksi terutama dilakukan untuk dijual. Adapun tujuan dari pemilikan secara pribadi ialah untuk memperoleh suatu keuntungan/laba yang cukup besar dari hasil menggunakan kekayaan yang produktif . jelas sekali bahwa motif mencari keuntungan, bersama – sama dengan lembaga warisan dipupuk oleh hukum perjanjian sebagai mesin kapitalisme yang besar.

Jadi sistem ekonomi kapitalis adalah suatu sistem yang mengakui sebebas – bebasnya hak milik dan kebebasan individual dalam hal berbisnis dan mencari keuntungan.

Hal itu dapat di buktikan dalam ciri – ciri sebagai berikut:
1.    Hak Milik Pribadi
2.    Kebebasan Berusaha
3.    Motif Kepentingan diri sendiri
4.    Persaingan
5.    Harga ditentukan oleh mekanisme pasar
6.    Peranan terbatas pemerintah


2.  Sistem Perekonomian Sosialis

Menurut Dumairy (1996:32), Sistem ekonomi sosialis adalah kebalikan dari sistim ekonomi kapitalis. Dimana bagi kalangan sosialis, pasar justru harus dikendalikan melalui perencanaan terpusat, adanya berbagai distorsi dalam mekanisme pasar, menyebabkannya tidak mungkin bekerja secar efisien; oleh karena itu, pemerintah atau negara harus turut aktif bermain dalam perekonomian. Satu hal yang penting untuk di catat berkenaan dengan sistim ekonomi sosialis bahwa sistim ini bukanlah sistim ekonomi yang tidak memandang penting peranan kapital.

Sistim ekonomi sosialis dapat dibagi menjadi dua sub sistem yaitu sistem sosialis Marxis dan sistem sosialis Demokrat

Sistem ekonomi sosialis Marxis disebut juga sistem ekonomi komando, dimana seluruh unit ekonomi, baik produsen, konsumen maupun pekerja, tidak diperkenankan untuk mengambil keputusan secara sendiri – sendiri yang menyimpang dari komando otoritas tertinggi yaitu partai. Sistim ini diterapkan di uni soviet dan negara komunis di eropa timur.

Sistim ekonomi sosialis demokrat, dimana di satu pihak ada kebebasan individu seperti di kapitalis. Misalnya produsen memilih jenis dan berapa produksi yang akan di buat; konsumen bebas memilih jenis dan berapa yang di kehendaki dan pekerja bebas menenetukan jenis pekerjaan apa yang diinginkanya. Namun tetap peran pemerintah lebih besar.  Sistim ekonomi telah diterapkan di negara jerman dan eropa barat.


3.  Sistem Perekonomian Campuran

Sistem ekonomi campuran adalah sistem ekonomi yang mengambil kebaikan dari sistem ekonomi liberal dan sosialis. Contoh negara yang menerapkanya adalah Indonesia.



Dalam praktiknya tidak ada satu negarapun yang benar – benar menjalan suatu sistem ekonomi secara 100% atau murni.









B. Sistem Perekonomian Indonesia

Sistem perekonomian indonesia menganut sistem perekonomian campuran. Dimana sistem ini sesuai dengan ideologi negara yaitu Pancasila. Dan untuk memperkuat bukti dari pernyataan diatas maka menurut Dumairy (1996) mengatakan bahwa ditinjau berdasarkan sistem pemelikan sumberdaya ekonomi atau faktor – faktor produksi, ‘tak terdapat alasan untuk menyatakan bahwa sistem ekonomi kita adalah kapitalis. Sama halnya, ‘tak pula cukup argumentasi untuk mengatakan, bahwa kita menganut sistem ekonomi sosialis. Indonesia mengakui pemilikan individual atas faktor – faktor produksi, kecuali untuk sumber daya yang menguasai hajat hidup orang banyak, dikuasai negara. Hal ini diatur dalam pasal 33 UUD1945. Jadi secara konstitusional, sistem ekonomi indonesia bukanlah kapitalis atau sosialis. Selain itu berdasarkan penjelasan diatas maka sangat jelas bahwa Indonesia menentang yang namanya Free Fight Liberalism, Etatisme dan Monopoli.

Namun dalam praktiknya tidaklah demikian. Berdasarkan sejarah yang ada yaitu terdapat tiga rezim pemerintahan yaitu Orla, Orba dan Demokrasi. Berdasarkan tiga rezim tersebut sistem perekonomian indonesia tidaklah sesuai dengan konstitusi yang ada.

Pada rezim pemerintahan Orla atau pada masa pemerintahan Bapak Proklamator RI cendrung menerapkan sistem ekonomi komando seperti yang diterapkan di negara – negara komunis. Hal ini di karenakan Pa Karno sangat membenci dasar – dasar pemikiran barat, karena dianggap sangat menyengsarakan rakyat Indonesia, selain itu karena tidak sesuai dengan UUD 1945.

Tindakan Sukarno yang paling terkenal yang membuat kinerja Indonesia menjadi buruk pada era Orla adalah mencanangkan ekonomi terpimpin pada tahun 1957. Dengan pencanangan ekonomi terpimpin, sistem politik dan ekonomi Indonesia semakin dekat dengan haluan/pemikiran sosialis – komunis. Pada masa itu prinsip individualisme, persaingan bebas dan perusahaan swasta/pribadi sangat di tentang oleh pemerintah. Akibatnya adalah pembangunan ekonomi menjadi terhambat karena Indonesia menjadi sulit mendapatkan pinjaman dana atau penanaman modal dari negara – negara barat.

Sehingga selanjutnya tahun 1963, Sukarno menyampaikan konsep ekonomi dengan nama Deklarasi Ekonomi. Yaitu berisi semacam tekad untuk menggunakan sstem ekonomi pasar sebagai koreksi dari sistem perekonomian komando. Tetapi sistem ini tidak mendapat dukungan dari partai – partai politik yang ada termasuk PKI. Akhirnya prinsip Deklarasi Ekonomi dilupakan orang hingga berakhirnya Orla, sistem ekonomi indonesia tetaplah sistem ekonomi komando.

Pada rezim pemerintahan Orba yang lahir tahun 1966, sistem ekonomi berubah total. Pada era Suharto yang dijuluki Bapak Ekonomi Pembangunan paradigma pembangunan ekonomi mengarah pada sistem ekonomi pasar bebas dan politik ekonomi di arahkan pada upaya – upaya dan cara – cara mengerakkan kembali roda ekonomi. Pada masa ini pengaruh ideologi komunis ditinggalkan dan kembali menjalin hubungan dengan negara – negara barat serta kembali menjadi anggota PBB da lembaga – lembaga dunia seperti IMF, yang putus pada zaman Sukarno.

Dengan membaiknya hubungan Indonesia dengan negara – negara barat, maka Indonesia membiayai pembangunan ekonomi dengan pinjaman bilateral dari sejumlah negara barat seperti AS,Inggris dan Belanda.

Pada masa Suharto ini, pemerintah mengubah sistem ekonomi dari komando menjadi sistem ekonomi pasar. Hal ini dibuktikan dengan adanya UU penanaman modal asing yang di keluarkan pada tahun 1967dan 1968 serta pada akhir tahun 1960-an atas kerja sama dengan bank dunia IMF dan ADB di bentuk suatu kelompok konsorsium dengan nama IGGI dengan tujuan membiayai pembangunan ekonomi Indonesia.

Pembangunan ekonomi diatur secara bertahap. Tahap tersebut dinamakan Repelita. Repelita 1 (1969 – 1974), dengan penekanan utama pada pembangunan sektor pertanian dan industri – industri yang terkait seperti agrobisnis. Repelita 2 (1974 – 1979) bertujuan meningkatkan pembangunan di pulau – pulau jawan dan bali melalui transmigrasi. Repelita 3 (1979 – 1984) bertujuan menekankan bidang industri pada karya untuk meningkatkan ekspor Repelita 4 (1984 – 1989) menciptakan lapangan kerja baru dan industri.  Repelita 5 (1989 – 1994). Menekankan bidang transportasi, komunikasi dan pendidikan.

Ekonomi pada masa Orba ini semakin hari semakin bergantung pada modal asing terutama pinjaman luar negri. Sehingga pemerintah indonesia tidak punya pilihan selain melakukan deregulasi – deregulasi. Namun tidak semua pihak setuju dengan deregulasi tersebut. Hal itu karena tidak sesuai dengan UUD 1945.

Pada masa reformasi, hal yang pertama kali di lakukan oleh Bapak BJ. Habibie adalah mengendalikan stabilitas politik. Kemudian pada masa pemerintahan selanjutnya dimulainya pelunasan hutang – hutang Indonesia dengan IMF.

Jadi sejarah singkat mengenai sistem perekonomian Indonesia adalah:
1.    1950 – 1959: Sistem Ekonomi Liberal
2.    1959 – 1966: Masa Demokrasi Terpimpin
3.    1966 – 1998: Sistem Ekonomi Pancasila
4.    1998 – Sekarang: Sistem Ekonomi Pancasila, namun praktikanya cendrung liberlalis.



C. Peran Pelaku Ekonomi

Sistem ekonomi kerakyatan sendi utamanya adalah UUD 1945 pasal 33 ayat 1-3. Bentuk usaha yang sesuai dengan ayat 1 adalah koperasi dan bentuk usaha yang sesuai dengan ayat 2 dan 3 adalah perusahaan negara. Adapun dalam penjelasan pasal 33 UUD 1945 yang berbunyi “hanya perusahaan yang tidak menguasai hajat hidup orang banyak boleh ditangan seseorang”. Dengan demikian terdapat tiga pelaku utama yang menjadi kekuatan sistem perekonomian Indonesia yaitu perusahaan negara, perusahaan swasta dan koperasi. Ketiga pelaku ekonomi tersebut akan menjalankan kegiatan ekonomi dalam sistem ekonomi kerakyatan. Sebuah sistem yang baik akan terwujud apabila terdapat kerjasama dari para pelaku ekonominya.


C.        Kesimpulan

Jadi kesimpulannya adalah di dunia ini sistem perekonomian terbagi menjadi tiga yaitu sistem perekonomian liberal, sistem perekonomian sosialis dan sistem perekonomian campuran. Setiap sistem perekonomian ini mempunyai kebaikan dan kekurangannya masing – masing. Sistem perekonomian di tentukan oleh suatu negara berdasarkan ideologi yang di pakai di negera tersebut.

Negara Indonesia menganut sistem ekonomi campuran atau yang lebih di kenal sistem ekonomi kerakyatan. Meskipun dalam pelaksanaannya sangat menyimpang. Berdasarkan sejarah yang ada Indonesia sudah pernah memakai semua sistem perekonomian yang ada. Dimulai pada zaman ORLA, masa pemerintahan Bpk. Sukarno yang menganut Sistem perekonomian Sosialis atau lebih terkenal Komando di karenakan Bpk. Sukarno membenci negara – negara barat. Kemudian pada masa ORBA, masa pemerintahan Bpk. Suharto, sistem perekonomian di ubah dari sosialis mengarah ke liberalis. Hal ini ditunjukan dengan adanya kerjasama – kerjasama bilateral untuk membiayai pembagunan negara. Kemudian pada masa Reformasi, yaitu masa pemerintahan Bpk. Habibie hingga sekarang barulah sistem ekonomi campuran benar – benar di pakai yaitu dengan nama sistem ekonomi kerakyatan, meskipun saat ini dalam praktiknya cendrung lebih ke arah liberalis.


D.     Daftar Pustaka

Tambunan, Tulus T.H, Prof. Dr. 2011. Perekonomian Indonesia. Bogor: Ghalia Indonesia

Jokowi Janji Gempur Habis Bangunan di Sisi Sungai Pakin



Penulis : Indra Akuntono | Kamis, 14 Maret 2013 | 14:16 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo berjanji tak akan tebang pilih saat melakukan normalisasi Sungai Pakin, Pluit, Jakarta Utara. Dengan tegas dia mengatakan, seluruh bangunan yang berada tepat di sisi Sungai Pakin akan dibongkar habis sebagai bagian dari normalisasi sungai tersebut.
Nanti dibongkar semua, gempur habis. Biar masyarakat tahu, enggak cuma bangunan yang kecil-kecil, yang besar-besar juga
-- Joko Widodo
Dijumpai saat meninjau Sungai Pakin, Jokowi menyampaikan bahwa di sisi sepanjang Sungai Pakin masih terdapat banyak bangunan. Tak hanya rumah-rumah warga, tetapi juga ruko dan showroom-showroom kendaraan.
"Nanti dibongkar semua, gempur habis. Biar masyarakat tahu, enggak cuma (bangunan) yang kecil-kecil, yang besar-besar juga," kata Jokowi, di sisi Sungai Pakin, Pluit, Jakarta Utara, Kamis (14/3/2013).
Mantan Wali Kota Surakarta itu menjelaskan, sikap tegasnya ini diambil bukan hanya untuk mengoptimalkan upaya normalisasi sungai tetapi juga untuk menunjukan rasa adil untuk ratusan warga yang rumahnya telah dibongkar lebih dulu.
"Senin lah kita lihat lagi, masih banyak rumah-rumah gede. Nanti kita lihat, kita bongkar semua," ujarnya.
Sebagai informasi, pengerukan Sungai Pakin dijadikan Jokowi sebagai percontohan program normalisasi sungai. Selain kedalaman dan lebar sungai yang ditambah, sisi-sisi sungai juga akan dijadikan jalan alternatif dan dihijaukan.

Pembenaran kalimatnya:

Pernyataan yang Salah:
1.    Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo berjanji tak akan tebang pilih saat melakukan normalisasi Sungai Pakin, Pluit, Jakarta Utara.
2.    Dengan tegas dia mengatakan, seluruh bangunan yang berada tepat  di sisi Sungai Pakin akan dibongkar habis sebagai bagian dari normalisasi sungai tersebut.
3.    Jokowi menyampaikan bahwa di sisi sepanjang Sungai Pakin masih terdapat banyak bangunan.
4.    Tak hanya rumah-rumah warga, tetapi juga ruko dan showroom-showroom kendaraan
5.    Nanti dibongkar semua, gempur habis. Biar masyarakat tahu, enggak cuma (bangunan) yang kecil-kecil, yang besar-besar juga,
6.    Sikap tegasnya ini diambil bukan hanya untuk mengoptimalkan upaya normalisasi sungai tetapi juga untuk menunjukan rasa adil untuk ratusan warga yang rumahnya telah dibongkar lebih dulu.
7.    Senin lah kita lihat lagi, masih banyak rumah-rumah gede. Nanti kita lihat, kita bongkar semua," ujarnya.
8.    Sebagai informasi, pengerukan Sungai Pakin dijadikan Jokowi sebagai percontohan program normalisasi sungai
9.    Selain kedalaman dan lebar sungai yang ditambah, sisi-sisi sungai juga akan dijadikan jalan alternatif dan dihijaukan.

Pernyataan yang Benar:
1.    Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo berjanji tidak tebang pilih saat melakukan normalisasi Sungai Pakin, Pluit, Jakarta Utara.
2.    Secara tegas dia mengatakan, seluruh bangunan yang berada di sisi Sungai Pakin akan dibongkar sebagai bagian dari normalisasi sungai.
3.    Jokowi menyampaikan bahwa di sisi Sungai Pakin masih terdapat banyak bangunan.
4.    Bukan hanya rumah-rumah warga, tetapi juga ruko dan showroom-showroom kendaraan
5.    Nanti dibongkar semua, gempur habis. Biar masyarakat tahu, enggak cuma (bangunan) yang kecil-kecil, yang besar-besar juga,
6.    Sikap tegasnya diambil bukan hanya untuk mengoptimalkan upaya normalisasi sungai tetapi  untuk menunjukan rasa adil untuk ratusan warga yang rumahnya telah dibongkar lebih dulu.
7.    Senin lah kita tinjau  lagi, masih terdapat  rumah-rumah besar. Nanti kita tinjau, kita bongkar seluruhnya  ujarnya.
8.    Untuk  informasi, pengerukan Sungai Pakin dijadikan Jokowi sebagai percontohan program normalisasi sungai
9.    Selain kedalaman dan lebar sungai yang bertambah, sisi-sisi sungai akan dijadikan jalan alternatif dan penghijauan.